Example floating
Example floating
BeritaDaerahJambiSarolangun

Ringankan Beban Korban Bencana, Gubernur Al Haris Salurkan 10,189 Ton Beras Cadangan untuk Warga Terdampak di Sarolangun

68
×

Ringankan Beban Korban Bencana, Gubernur Al Haris Salurkan 10,189 Ton Beras Cadangan untuk Warga Terdampak di Sarolangun

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KALAM INDONESIA NEWS

Sarolangun – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., menyerahkan secara simbolis bantuan Beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Provinsi Jambi sebanyak 10,189 ton kepada masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Sarolangun, Sabtu (13/6/2026).

Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Camat Batin VIII, Kabupaten Sarolangun, sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan dampak bencana yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Jambi. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat terdampak di Kecamatan Batin VIII, Pauh, Mandiangin, serta wilayah lainnya di Kabupaten Sarolangun.

Turut mendampingi Gubernur Al Haris dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, Ketua DPRD Kabupaten Sarolangun, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Johansyah, S.E., M.E., Kepala Dinas Sosial dan Dukcapil Provinsi Jambi Edi Kusmiran, Kepala BPBD Provinsi Jambi, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Ariansyah, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jambi Bustanul Aripin, S.E.

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menjelaskan bahwa bantuan tersebut baru dapat disalurkan pada bulan Juni setelah melalui proses administrasi dan pengajuan dari Pemerintah Kabupaten Sarolangun yang dilakukan pada Mei 2026, pascabanjir yang terjadi pada akhir April lalu.

“Usulan Bupati itu di bulan Mei, banjir di akhir April, maka memang baru bisa diberikan di bulan Juni ini,” ujar Al Haris.

Menurut Gubernur, beras cadangan pemerintah tidak hanya diperuntukkan untuk penanganan bencana alam, tetapi juga dapat dimanfaatkan dalam kondisi nonbencana, seperti daerah rawan pangan maupun saat terjadi gejolak harga beras.

“Ini yang pertama. Beras ini kita berikan memang ada usulan dari Bupati kepada pemerintah provinsi. Prosesnya baru bisa kita kirim ke seluruh wilayah,” katanya.

Gubernur juga menyoroti pentingnya keberadaan stok beras di gudang Bulog. Ia menyebutkan bahwa stok Bulog di Sarolangun mencapai sekitar 80 ton, namun distribusinya sempat terkendala persoalan administrasi dan penyesuaian harga.

Untuk itu, ia meminta pemerintah daerah memastikan status lahan pembangunan gudang Bulog permanen di Sarolangun agar percepatan distribusi bantuan dapat dilakukan secara optimal.

“Pastikan tanahnya dulu. Kalau sudah pasti, nanti kita akan mendorong percepatan pembangunan gudang Bulog di Sarolangun ini,” tegasnya.

Selain itu, Al Haris juga mendorong DPRD bersama pemerintah daerah segera menyusun Peraturan Daerah (Perda) tentang penggunaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), sehingga dapat dimanfaatkan lebih luas untuk berbagai kondisi darurat.

“Kalau ada perda, boleh digunakan tidak hanya untuk bencana alam. Nonbencana juga bisa, misalnya daerah rawan pangan atau saat harga beras naik,” jelasnya.

Gubernur menegaskan bahwa cadangan beras merupakan aset pemerintah yang harus segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan dengan tetap memperhatikan aspek administrasi agar tepat sasaran.

“Mohon maaf apabila pengiriman agak terlambat, karena proses administrasinya harus dilengkapi terlebih dahulu agar lebih aman,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jambi atas bantuan logistik yang diberikan kepada masyarakat terdampak banjir.

Menurutnya, bantuan dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah.

“Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi perhatian Bapak Gubernur serta jajaran Dinas Ketahanan Pangan. Bantuan ini akan meringankan beban sekitar 6.000 jiwa di empat kecamatan yang saat ini menerima distribusi,” ujarnya.

Gerry juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data sementara masih terdapat tujuh kecamatan di Kabupaten Sarolangun yang terdampak banjir. Karena itu, ia berharap dukungan Pemerintah Provinsi Jambi dapat terus berlanjut sehingga seluruh masyarakat terdampak dapat menerima bantuan.

“Kami berharap ke depan Provinsi Jambi dapat memperluas jangkauan bantuan ke kecamatan-kecamatan lain yang terkena dampak,” pungkasnya.

Bantuan Beras Cadangan Pangan Pemerintah ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat korban bencana sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat pada saat menghadapi situasi darurat.

 

Redaksi: Kalam Indonesia News

Sumber: Diskominfo Provinsi Jambi

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *