Example floating
Example floating
BeritaDaerahHukumSarolangun

Ekshumasi Jenazah Dimas Andrean, Tim Dokkes Polri Lakukan Otopsi untuk Ungkap Penyebab Kematian

98
×

Ekshumasi Jenazah Dimas Andrean, Tim Dokkes Polri Lakukan Otopsi untuk Ungkap Penyebab Kematian

Sebarkan artikel ini

KALAM INDONESIA NEWS

‎Sarolangun — Tim Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Sarolangun bersama Tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jambi melaksanakan ekshumasi dan otopsi terhadap jenazah almarhum Dimas Andrean, Rabu (19/8/2026).

‎Dimas Andrean, warga Desa Taman Dewa, Kecamatan Mandiangin, meninggal dunia pada 2 Agustus 2026 di lokasi penambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Sungai Salak Baru, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun.

‎Tim gabungan tiba di area pemakaman umum Desa Kute Jaye, Kecamatan Mandiangin, sekitar pukul 09.30 WIB. Sebelum proses penggalian makam dilakukan, tim terlebih dahulu melaksanakan pengukuran makam dari berbagai sisi, mulai bagian kiri, kanan, depan hingga belakang.

‎Setelah seluruh tahapan awal pemeriksaan selesai, proses penggalian makam dilakukan oleh lima orang yang telah disiapkan pihak keluarga.

‎Proses ekshumasi dan pengangkatan jenazah berlangsung kurang lebih empat jam. Selanjutnya, jenazah dibawa ke ruang otopsi yang telah disiapkan di lokasi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis.

‎Ayah kandung almarhum, Romi Yanto, berharap proses otopsi dapat membantu pihak kepolisian mengungkap penyebab pasti kematian putranya sehingga keluarga mendapatkan kepastian terkait peristiwa tersebut.

‎“Saya berharap hasil otopsi ini dapat mengungkap apa yang sebenarnya terjadi terhadap anak saya,” ujar Romi Yanto.

‎Harapan serupa disampaikan Kepala Desa Taman Dewa, Dicky Hermansyah. Ia berharap proses penyelidikan dapat mengungkap secara terang penyebab kematian Dimas yang terjadi di lokasi PETI di Desa Sungai Salak Baru, Kecamatan Batang Asai.

‎“Kami berharap agar kejadian kematian Dimas dapat terungkap dengan jelas,” kata Dicky Hermansyah.

‎Hasil pemeriksaan otopsi nantinya diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian almarhum Dimas Andrean.

‎(Red-KIN)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *