Example floating
Example floating
BeritaAgamDaerahSumatra Barat

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Lapas Kelas IIB Lubuk Basung Perkuat Pembinaan Akhlak Warga Binaan

53
×

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Lapas Kelas IIB Lubuk Basung Perkuat Pembinaan Akhlak Warga Binaan

Sebarkan artikel ini

KALAM INDONESIA NEWS

Agam — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian sekaligus upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW digelar pada Jumat (28/8/2026), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIB Lubuk Basung. Kegiatan diikuti jajaran pegawai bersama warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Lubuk Basung, Budi Suharto, A.Md.IP., S.H., M.H., menghadirkan Ketua DPRD Kabupaten Agam, Ilham Tasmi, Lc., MA, sebagai penceramah dalam kegiatan tersebut.

Dalam tausiyahnya, peserta diajak untuk meneladani akhlak dan kehidupan Nabi Muhammad SAW serta mengimplementasikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Maulid Nabi tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi bagian penting dari proses pembinaan kepribadian yang secara berkelanjutan dilaksanakan di Lapas Kelas IIB Lubuk Basung.

Melalui kegiatan keagamaan tersebut, warga binaan diharapkan dapat semakin memperkuat keimanan dan ketakwaan, sekaligus membangun sikap serta perilaku yang lebih baik selama menjalani masa pembinaan.

Suasana kegiatan semakin semarak dengan penampilan tim marawis Lapas Lubuk Basung. Penampilan tersebut menjadi salah satu bentuk pembinaan dan pengembangan kegiatan positif bagi warga binaan.

Kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib, khidmat, dan lancar hingga selesai.

Lapas Kelas IIB Lubuk Basung terus berkomitmen meningkatkan berbagai program pembinaan kepribadian dan kegiatan keagamaan sebagai bagian dari upaya mempersiapkan warga binaan agar memiliki bekal moral, spiritual, serta keterampilan sosial sebelum kembali ke tengah masyarakat.

Pembinaan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat selama warga binaan berada di dalam lapas, tetapi juga menjadi proses untuk membangun kesadaran, rasa tanggung jawab, dan perubahan perilaku positif setelah mereka kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.

Dengan semangat keteladanan Nabi Muhammad SAW., peringatan Maulid ini diharapkan menjadi momentum bagi warga binaan untuk memperkuat akhlak, kepedulian, keimanan, serta tekad menjalani kehidupan yang lebih baik.

(Nawazir Caniago)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *