KALAM INDONESIA NEWS
Agam – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lubuk Basung terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui kegiatan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), khususnya di sektor peternakan.
Kegiatan pengawasan rutin terhadap area SAE tersebut dilaksanakan pada Kamis, 3 September 2026, dengan fokus pada peternakan ayam dan bebek yang dikelola di lingkungan Lapas Kelas IIB Lubuk Basung.
Pengawasan dilakukan untuk memastikan kegiatan peternakan berjalan tertib sekaligus mendukung keberlangsungan program pembinaan kemandirian. Pemeriksaan meliputi kondisi kandang, pemberian pakan ternak, serta pencatatan dan penghitungan produksi telur harian.
Berdasarkan hasil pemantauan, produksi telur bebek mencapai sekitar 50 butir per hari, sementara produksi telur ayam layer berada di kisaran 240 butir per hari.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar. Pengawasan secara rutin diharapkan dapat menjaga produktivitas peternakan sekaligus memastikan pengelolaan ternak dilakukan secara baik dan berkelanjutan.
Program SAE menjadi salah satu bagian dari upaya pembinaan kemandirian yang memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan. Melalui kegiatan peternakan dan perikanan, warga binaan diharapkan memperoleh pengalaman serta keterampilan yang dapat menjadi bekal setelah menyelesaikan masa pidana.
Selain aspek produktivitas, pengawasan juga diarahkan untuk memastikan kondisi kesehatan ternak dan kebersihan kandang tetap terjaga.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen jajaran pemasyarakatan dalam mendorong pembinaan yang produktif, terarah, dan berkelanjutan di Lapas Kelas IIB Lubuk Basung.
(Red-KIN)















