Example floating
Example floating
BeritaDaerahMerangin

‎Pemuda di Bangko Ditemukan Meninggal Dunia di Kandang Ayam, Polisi Turunkan Tim Identifikasi

267
×

‎Pemuda di Bangko Ditemukan Meninggal Dunia di Kandang Ayam, Polisi Turunkan Tim Identifikasi

Sebarkan artikel ini

‎KALAM INDONESIA NEWS

‎Merangin — Warga Pasar Baru Bangko, Kabupaten Merangin, Jambi, dibuat geger setelah salah seorang pemuda bernama Agung (31), warga Kelurahan Pematang Kandis, Bangko, ditemukan tergantung di kandang ayam pada Jumat (25/9/2026).

‎Kejadian ini bermula pada Jumat (25/9/2026) sekira pukul 10.00 WIB. Tantri Nurmaya, yang tak lain merupakan istri korban, menceritakan bahwa Agung berpamitan untuk menjemput anaknya dari sekolah.

‎Sekira pukul 11.00 WIB, korban kembali ke rumah setelah menjemput anaknya dari sekolah. Pada saat itu, korban lebih banyak diam dan tidak banyak berbicara dengan istrinya.

‎Sekira pukul 12.00 WIB, korban keluar dari rumah tanpa berpamitan kepada istrinya. Istrinya mengira korban hanya keluar untuk bermain dan tidak menanyakan tujuan korban.

‎Sekira pukul 13.10 WIB, Rahmat Anila, teman korban, hendak memberikan pakan ayam yang berada di kandang ayam belakang rumah korban. Saat berada di kandang, Rahmat terkejut melihat korban Agung dalam keadaan tergantung menggunakan tali tambang yang terlilit pada leher.

‎Rahmat lalu berteriak meminta pertolongan dengan mengatakan, “Bang Agung gantung diri.”

‎Mendengar teriakan tersebut, Tantri, istri korban, yang berada di dalam rumah langsung keluar dan menuju lokasi.

‎Selanjutnya, Rahmat memotong tali yang terlilit pada leher korban, dibantu oleh temannya, Deva Septiandra. Kemudian, korban diangkat dan dibawa ke Rumah Sakit Raudhah Bangko menggunakan sepeda motor bersama Zul Fian, warga sekitar.

‎Sekira pukul 13.30 WIB, korban tiba di Rumah Sakit Raudhah Bangko dan dilakukan pemeriksaan oleh pihak rumah sakit. Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

‎Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah melalui Kasat Reskrim Polres Merangin AKP Eka Putra Julisman membenarkan adanya kejadian tersebut.

‎”Mendapat informasi tersebut, personel kita langsung turun bersama Tim Identifikasi untuk mengecek kondisi TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan kondisi korban. Dari hasil visum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelas Kasat Reskrim, Sabtu (26/9/2026).

‎Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa korban dinyatakan meninggal dunia akibat terlilit tali pada leher.

‎”Saat ini jasad korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya.

‎(Red-KIN)

‎

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *