Example floating
Example floating
BeritaJambi

Wagub Sani: Lulusan STITEKNAS Harus Mampu Ubah Potensi Daerah Menjadi Nilai Tambah

69
×

Wagub Sani: Lulusan STITEKNAS Harus Mampu Ubah Potensi Daerah Menjadi Nilai Tambah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KALAM INDONESIA NEWS

Jambi – Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I menegaskan pentingnya peran lulusan perguruan tinggi dalam mengubah potensi sumber daya daerah menjadi produk bernilai tambah yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Example 300x600

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Wisuda Sarjana ke-X Sekolah Tinggi Teknologi Nasional (STITEKNAS) Jambi Tahun 2026 yang digelar di Swiss-Belhotel Jambi, Rabu (10/06/2026) pagi.

Dalam sambutan dan arahannya, Wagub Sani menyampaikan apresiasi atas kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Jambi. Menurutnya, STITEKNAS Jambi yang berfokus pada bidang teknik dan teknologi telah memberikan kontribusi nyata dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja industri.

“Pada wisuda ke-X ini, STITEKNAS telah meluluskan lebih dari 1.500 sarjana. Ini merupakan capaian yang cukup signifikan dalam memenuhi kebutuhan industri di Jambi dan sekitarnya. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jambi sangat mengapresiasi keberhasilan STITEKNAS Jambi,” ujar Wagub Sani.

Ia mengatakan, Provinsi Jambi memiliki potensi besar di berbagai sektor strategis, seperti pertanian, perkebunan, pertambangan, energi, logistik, hingga industri pengolahan. Namun, tantangan ke depan bukan hanya memanfaatkan potensi tersebut sebagai bahan mentah, melainkan mengolahnya menjadi produk yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.

“Yang kita butuhkan adalah sumber daya manusia yang mumpuni untuk mengelola, mengolah, dan mengembangkan potensi tersebut. Di sinilah peran strategis STITEKNAS Jambi, bukan hanya mencetak insinyur, tetapi melahirkan motor penggerak transformasi ekonomi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi,” katanya.

Wagub Sani menilai momentum wisuda harus menjadi pengingat bahwa kampus merupakan pusat lahirnya gagasan, penelitian, dan inovasi yang mampu menjawab berbagai persoalan nyata di tengah masyarakat.

Untuk itu, ia mendorong STITEKNAS Jambi agar terus memperkuat budaya riset serta menghasilkan teknologi tepat guna yang dapat diterapkan di berbagai sektor, mulai dari peningkatan efisiensi UMKM, pengelolaan limbah industri, hingga pengembangan energi terbarukan.

“Pemerintah Provinsi Jambi sangat terbuka untuk memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam mewujudkan pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi, selama sejalan dengan visi dan misi pembangunan Provinsi Jambi,” ujarnya.

Kepada para wisudawan dan wisudawati, Wagub Sani berpesan agar gelar sarjana yang diraih tidak hanya menjadi simbol akademik, tetapi juga diwujudkan melalui karya nyata dan pengabdian kepada masyarakat.

“Saya percaya saudara-saudari telah memberikan usaha terbaik. Jadilah sarjana yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap daerahnya,” pesannya.

Ia juga mengingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh.

“Wisuda bukan akhir dari perjuangan pendidikan, tetapi awal untuk mewujudkan cita-cita, bekerja, berkarya, membangun daerah, dan membuktikan ilmu yang telah dipelajari,” lanjutnya.

Wagub Sani menambahkan, pembangunan Provinsi Jambi membutuhkan sinergi lintas sektor, baik ekonomi, kesehatan, pendidikan maupun teknologi, termasuk dukungan terhadap pelaku UMKM.

“Diharapkan program peningkatan kompetensi bagi lulusan tidak berhenti pada wisuda, melainkan terus berlanjut guna memperkuat daya saing serta membuka peluang penempatan kerja yang lebih luas,” harapnya.

Menutup sambutannya, Wagub Sani menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan beserta keluarga yang telah memberikan dukungan penuh selama proses pendidikan.

“Selamat kepada para wisudawan dan keluarga. Saya sangat mengapresiasi dukungan keluarga yang menjadi pilar keberhasilan mahasiswa selama menempuh pendidikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua STITEKNAS Jambi, Prof. Drs. H. Sutrisno, M.Sc., Ph.D., menyampaikan bahwa Wisuda Sarjana ke-X tahun ini menjadi momen istimewa karena menandai sejumlah capaian penting institusi dalam memperluas akses pendidikan tinggi serta memperkuat hubungan dengan dunia industri.

Menurutnya, wisuda kali ini merupakan yang pertama bagi lulusan melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), yaitu skema yang mengakui pengalaman kerja para profesional industri sebagai bagian dari pemenuhan persyaratan akademik.

“Penerimaan mahasiswa melalui RPL merupakan langkah awal kami dalam memperluas akses pendidikan tinggi serta mendekatkan kampus dengan dunia industri. Program ini menjadi kontribusi nyata terhadap cita-cita transformasi Merdeka Belajar–Kampus Merdeka menuju ekosistem kampus yang lebih adaptif dan kolaboratif,” tuturnya.

(Redaksi)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *