Example floating
Example floating
BeritaKerinci

Pergelaran Kenduri Adat Warisan Leluhur, Rio Temengung Sungai Penuh Matangkan Persiapan Pengukuhan Gelar Adat

158
×

Pergelaran Kenduri Adat Warisan Leluhur, Rio Temengung Sungai Penuh Matangkan Persiapan Pengukuhan Gelar Adat

Sebarkan artikel ini

KALAM INDONESIA NEWS

Sungai Penuh – Menjelang pelaksanaan pengukuhan gelar adat yang dijadwalkan berlangsung pada 4–5 Juli 2026, berbagai persiapan yang dilakukan oleh masyarakat dan pemangku adat Rio Temengung Sungai Penuh dilaporkan telah memasuki tahap akhir, 24 Juni 2026.

Ninik Mamak Adat Rio Temengung Sungai Penuh, Nick Armanto DPT, saat dihubungi media ini menjelaskan bahwa seluruh tahapan persiapan telah berjalan dengan baik berkat kekompakan dan kerja sama seluruh unsur masyarakat, mulai dari tokoh adat, cerdik pandai, alim ulama hingga para pemuda.

“Alhamdulillah, seluruh persiapan sudah hampir rampung. Hal ini tidak terlepas dari kebersamaan dan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan acara adat yang sakral ini,” ujarnya.

Menurut Arnanto, masyarakat Rio Temengung Sungai Penuh sangat antusias menyambut rangkaian kegiatan yang meliputi Kenduri Adat, Kenduri Cak, Kenduri Piagam, dan Kenduri Sko. Kegiatan tersebut merupakan warisan budaya dan tradisi yang telah diwariskan oleh para leluhur dan terus dijaga keberlangsungannya hingga saat ini.

Ia juga mengajak seluruh keluarga besar Rio Temengung Sungai Penuh dan Rio Temengung Pondok Tinggi, baik yang berada di kampung halaman maupun di perantauan, untuk turut hadir dan berpartisipasi dalam menyukseskan acara tersebut.

“Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Mari kita bersama-sama menjaga kelancaran acara agar berjalan aman, tertib dan penuh keberkahan, sekaligus mempererat tali silaturahmi di antara sesama keluarga besar adat,” katanya.

Arnanto menegaskan bahwa nilai-nilai adat yang diwariskan leluhur harus terus dijunjung tinggi sesuai falsafah masyarakat Kerinci, yakni ‘Adat Bersendi Syara’, Syara’ Bersendi Kitabullah’.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat Sungai Penuh yang juga Ketua DPW Jambi Lembaga Swadaya Masyarakat Tameng Perjuangan Rakyat Anti Korupsi (LSM-TAMPERAK), Fachrurrozi Sukmana, menyampaikan harapannya agar masyarakat yang berada di luar daerah dapat ikut berpartisipasi dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kenduri adat tersebut.

Fachrurrozi, yang dipercaya oleh anak jantan dan anak batino untuk memangku jabatan adat dan akan dinobatkan di Tanah Mendapo dengan gelar Depati Sungai Penuh, menilai momentum ini menjadi sarana penting untuk mempererat persatuan keluarga besar adat.

 

“Kami mengajak seluruh anak jantan dan anak batino yang berada di perantauan untuk bersama-sama meramaikan dan mendoakan kelancaran prosesi pengukuhan gelar adat ini. Semoga kegiatan ini menjadi wadah memperkokoh persaudaraan dan melestarikan warisan budaya leluhur,” ujarnya.

“Menjemput yang Jauh, Menyusun yang Berserakan”, masyarakat Rio Temengung Sungai Penuh optimistis pelaksanaan pengukuhan gelar adat dan rangkaian kenduri adat dapat berjalan sukses, khidmat, serta menjadi momentum mempererat kebersamaan seluruh keluarga besar adat.

(Red-Kin)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *