Example floating
Example floating
BeritaJambi

15 Bulan Mengabdi di Tanah Papua, 450 Ksatria Yonif 142/KJ Kembali ke Jambi Disambut Tangis Haru dan Kebanggaan

290
×

15 Bulan Mengabdi di Tanah Papua, 450 Ksatria Yonif 142/KJ Kembali ke Jambi Disambut Tangis Haru dan Kebanggaan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KALAM INDONESIA NEWS

Jambi – Setelah 15 bulan mengemban tugas negara di Tanah Papua, sebanyak 450 prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 142/Ksatria Jaya (KJ) akhirnya kembali ke Jambi. Kepulangan mereka tidak hanya menjadi momen berakhirnya sebuah penugasan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan yang telah lama dinantikan keluarga dan masyarakat.

Example 300x600

Suasana penuh haru mewarnai Markas Yonif 142/KJ di Kasang, Kota Jambi, Jumat (5/6/2026), saat ratusan prajurit disambut dalam upacara resmi yang dipimpin Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayjen TNI Arief Gajah Mada. Hadir dalam kesempatan tersebut Gubernur Jambi Al Haris, Danrem 042/Gapu, unsur Forkopimda, serta keluarga besar para prajurit.

Tangis bahagia pecah ketika upacara selesai. Para prajurit yang selama berbulan-bulan menjalankan tugas di daerah operasi langsung berpelukan dengan istri, anak, orang tua, dan kerabat yang setia menunggu kepulangan mereka. Rasa rindu yang tertahan selama lebih dari setahun seakan terbayar dalam satu momen yang penuh makna.

Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian para prajurit Yonif 142/KJ yang telah menjalankan amanah negara dengan penuh tanggung jawab.

Menurut Al Haris, keberhasilan seluruh personel kembali ke Jambi dalam jumlah lengkap merupakan capaian yang membanggakan sekaligus bukti profesionalisme prajurit dalam melaksanakan tugas.

“Hari ini masyarakat Jambi patut berbangga. Sebanyak 450 prajurit berangkat menjalankan tugas negara dan kembali dengan jumlah yang sama. Ini menunjukkan keberhasilan pelaksanaan tugas yang luar biasa serta komitmen mereka dalam menjaga kehormatan bangsa dan daerah,” ujar Al Haris.

Ia menegaskan bahwa medan penugasan di Papua bukanlah wilayah yang mudah. Berbagai tantangan mulai dari kondisi geografis yang berat hingga faktor keamanan menjadi ujian tersendiri bagi setiap prajurit yang bertugas.

Sebagai bentuk dukungan terhadap tugas tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi sebelumnya telah memberikan bantuan berupa drone untuk mendukung operasional di lapangan.

“Kondisi wilayah penugasan cukup berat dengan kawasan hutan yang luas dan medan yang sulit. Alhamdulillah, bantuan drone yang diberikan dapat membantu kelancaran tugas para prajurit selama berada di Papua,” katanya.

Lebih lanjut, Al Haris berharap pengalaman dan semangat pengabdian yang diperoleh selama bertugas dapat menjadi bekal berharga bagi para prajurit untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, daerah, dan negara.

“Kami berharap para prajurit tetap menjaga semangat juang, terus hadir di tengah masyarakat, serta menjadi teladan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara,” tambahnya.

Kepulangan 450 prajurit Yonif 142/Ksatria Jaya menjadi simbol keberhasilan sebuah misi sekaligus bukti nyata dedikasi anak-anak terbaik Jambi dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di balik seragam loreng yang mereka kenakan, tersimpan kisah pengorbanan, keberanian, dan cinta kepada tanah air yang tak ternilai harganya.

Hari itu, Jambi tidak hanya menyambut kepulangan para prajurit. Jambi menyambut pulang para ksatria yang telah menuntaskan tugas mulia untuk negeri.

(Redaksi)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *