Example floating
Example floating
BeritaDaerahSarolangun

‎Cor Bahu Jalan Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, CV MRU Diminta Berikan Penjelasan ‎

19
×

‎Cor Bahu Jalan Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, CV MRU Diminta Berikan Penjelasan ‎

Sebarkan artikel ini

KALAM INDONESIA NEWS

‎Sarolangun  — Pekerjaan proyek rekonstruksi dan peningkatan struktur Jalan Lubuk Kepayang–Kasang Melintang, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Jambi, menuai sorotan masyarakat. Pasalnya, terdapat dugaan perbedaan ukuran pengecoran pada bagian pinggir jalan antara pekerjaan sebelumnya dengan pekerjaan yang baru selesai dilaksanakan.

‎Berdasarkan pantauan dan keterangan masyarakat yang melintas, pengecoran pada bagian pinggir jalan atau bahu jalan yang lama terlihat memiliki lebar sekitar 1 meter. Sementara itu, pada pekerjaan yang baru selesai dikerjakan, lebar coran pinggir jalan diduga hanya berkisar 40 hingga 50 sentimeter.

‎Perbedaan tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis dan dokumen kontrak yang telah ditetapkan.

‎”Kalau kita lihat secara kasat mata, pekerjaan yang lama coran pinggir jalannya sekitar satu meter. Sementara yang baru dikerjakan ini terlihat hanya sekitar 40 sampai 50 sentimeter. Kami berharap pekerjaan tersebut benar-benar sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan,” ujar salah seorang warga yang melintas saat dimintai keterangan oleh awak media.

‎Masyarakat menilai perbedaan ukuran tersebut perlu mendapatkan perhatian serius dari instansi terkait. Mereka berharap kualitas pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memperhatikan mutu, ketahanan, serta manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

‎Berdasarkan informasi pada laman Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Inaproc yang didokumentasikan awak media, paket pekerjaan tersebut tercatat dengan nama Rekonstruksi/Peningkatan Struktur Jalan Lubuk Kepayang–Kasang Melintang, Kecamatan Pauh (Lanjutan), dengan sumber dana APBD Tahun Anggaran 2026.

‎Dalam data pengadaan tersebut tercantum nilai pagu anggaran sebesar Rp3.574.790.038,00 dan nilai HPS sebesar Rp3.561.553.000,00. Paket pekerjaan berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sarolangun.

‎Dengan nilai anggaran miliaran rupiah tersebut, masyarakat berharap pelaksanaan pekerjaan benar-benar memenuhi ketentuan teknis, spesifikasi konstruksi, serta standar kualitas yang telah ditetapkan dalam dokumen kontrak.

‎Masyarakat berharap Inspektorat Kabupaten Sarolangun, Dinas PUPR, serta instansi pengawasan terkait turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap hasil pekerjaan tersebut.

‎Mereka juga meminta agar dilakukan audit teknis untuk memastikan apakah ukuran pengecoran, volume pekerjaan, penggunaan material, dan kualitas konstruksi telah sesuai dengan perencanaan serta kontrak pekerjaan.

‎Apabila ditemukan ketidaksesuaian, masyarakat berharap pihak terkait mengambil langkah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

‎Selain itu, pihak pelaksana pekerjaan yang disebut sebagai CV Musi Rawas Utara (CV MRU) diharapkan dapat memberikan penjelasan terbuka mengenai perbedaan ukuran coran pinggir jalan tersebut.

‎Untuk menjaga keberimbangan pemberitaan, awak media akan berupaya meminta klarifikasi kepada pihak CV MRU selaku pelaksana yang disebutkan, Dinas PUPR Kabupaten Sarolangun, serta pihak pengawas pekerjaan terkait ukuran dan spesifikasi teknis pengecoran tersebut.

‎Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait mengenai dugaan perbedaan ukuran tersebut.

‎Masyarakat berharap pembangunan infrastruktur yang menggunakan uang negara dapat dilaksanakan secara transparan, berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan.

‎(Red-KIN)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *