KALAM INDONESIA NEWS
Sarolangun – Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Desa Muara Cuban, Kecamatan Batang Asai, berhasil meraih Juara II Nasional dalam ajang Lomba Pengelolaan Wisata Menuju Kemandirian Desa kategori Desa Sangat Tertinggal, Tertinggal, dan Berkembang yang diselenggarakan dalam rangka Hari Desa Nasional 2026 dengan tema Bangun Desa, Bangun Indonesia.
Prestasi tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan Desa Muara Cuban dalam mengembangkan potensi wisata berbasis kearifan lokal dan pemberdayaan masyarakat. Penghargaan diberikan atas keberhasilan pengelolaan Ekowisata Pondok Buluh Bukit Rayo, destinasi wisata yang menggabungkan keindahan alam perbukitan, suasana pedesaan yang asri, serta konsep wisata ramah lingkungan.
Keunggulan utama destinasi ini terletak pada tata kelola wisata yang profesional dan berkelanjutan. Melalui pengelolaan yang dilakukan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), sektor wisata Desa Muara Cuban mampu menghasilkan pendapatan sebesar Rp323 juta, yang kemudian dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kompetisi tingkat nasional tersebut, Desa Muara Cuban bersaing dengan berbagai desa wisata unggulan dari seluruh Indonesia. Juara I diraih oleh Desa Melung, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sedangkan Juara III diraih oleh Desa Golo Loni, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.
Kepala Desa Muara Cuban, Julius, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diraih desanya. Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen masyarakat yang selama ini berkomitmen mengembangkan potensi desa secara berkelanjutan.
“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi bukti bahwa kerja keras, kebersamaan, dan semangat membangun desa mampu menghasilkan prestasi di tingkat nasional. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kelestarian alam, melestarikan budaya, serta meningkatkan kualitas pelayanan wisata di Desa Muara Cuban,” ujarnya.
Julius menambahkan, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi masyarakat Desa Muara Cuban, tetapi juga bagi Kabupaten Sarolangun dan Provinsi Jambi. Ia berharap penghargaan ini dapat membuka peluang yang lebih luas dalam pengembangan sektor pariwisata desa, meningkatkan kunjungan wisatawan, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dengan capaian ini, Desa Muara Cuban semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu desa wisata unggulan di Indonesia. Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi contoh bahwa pengelolaan potensi lokal yang baik dapat menjadi motor penggerak kemandirian dan kemajuan desa.
(Redaksi)















