Example floating
Example floating
BeritaDaerahJambi

Gubernur Al Haris Dorong Candi Muaro Jambi Jadi Magnet

47
×

Gubernur Al Haris Dorong Candi Muaro Jambi Jadi Magnet

Sebarkan artikel ini

KALAM INDONESIA NEWS

Jambi – Gubernur Jambi Al Haris secara resmi membuka High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Jambi Tahun 2026 yang digelar di Museum Sriwijaya Dharmakirti, Kabupaten Muaro Jambi, Jumat (4/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Al Haris menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan penguatan potensi daerah sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi.

Menurutnya, kawasan Candi Muaro Jambi memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis pariwisata, kuliner, UMKM, serta berbagai sektor usaha pendukung lainnya.

“Candi Muaro Jambi ini yang kelak meramu ekonomi yang ada di sini ke depannya, mulai dari pariwisata, kuliner, dan sebagainya. Museum ini sama dengan Candi Borobudur, tinggal lagi kita mengisinya secara jelas,” kata Al Haris.

Ia menilai, pengembangan kawasan wisata tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik. Diperlukan perencanaan yang matang, kolaborasi antarpemangku kepentingan, serta penguatan ekosistem ekonomi agar keberadaan kawasan wisata benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Al Haris juga mendorong agar potensi Candi Muaro Jambi mampu dikembangkan menjadi daya tarik investasi sekaligus penggerak aktivitas ekonomi di daerah.

Menurutnya, Provinsi Jambi memiliki peluang besar sebagai daerah tujuan investasi karena didukung iklim usaha dan berbagai potensi ekonomi yang dimiliki.

“Jambi adalah wilayah yang efektif dan paling layak untuk berinvestasi, karena iklimnya paling rendah di Sumatera,” ujarnya.

Lebih lanjut, Al Haris menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi. Kedua wilayah tersebut dinilai memiliki karakter dan potensi yang dapat saling melengkapi dalam membangun kawasan ekonomi dan pariwisata yang terintegrasi.

“Kota Jambi memiliki hotel yang berbintang, Muaro Jambi yang memiliki wilayah (wisata),” tambahnya.

Menurut Al Haris, kolaborasi tersebut dapat menciptakan ekosistem pariwisata yang lebih kuat. Wisatawan yang datang ke Muaro Jambi dapat didukung dengan fasilitas akomodasi, kuliner, transportasi, hingga berbagai layanan ekonomi yang tersedia di Kota Jambi.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jambi juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia yang selama ini turut memberikan dukungan terhadap penguatan perekonomian daerah.

Ia menilai peran sektor perbankan sangat penting dalam memperluas akses pembiayaan dan mendorong perkembangan pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia yang sudah memperkuat ekonomi di Provinsi Jambi ke depan. Peran perbankan luar biasa, pelaku UMKM kita juga ikut mewarnai semuanya,” ucap Al Haris.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, perbankan, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga potensi daerah tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta membuka peluang investasi baru.

Dengan pengembangan yang terencana dan kolaboratif, kawasan Candi Muaro Jambi diharapkan semakin mampu menjadi salah satu ikon pariwisata sekaligus motor penggerak ekonomi Provinsi Jambi.

 

(Red-KIN)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *