KALAM INDONESIA NEWS
Merangin – Dalam upaya meningkatkan pelayanan dan pembinaan terhadap Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko menggelar kegiatan koordinasi dan pembahasan pembangunan Ruang Tahanan Khusus Anak, Senin (22/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB di Lapas Kelas IIB Bangko tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Merangin serta aparat penegak hukum sebagai bentuk sinergitas dalam mendukung penyediaan fasilitas khusus bagi anak yang berhadapan dengan hukum.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi, S.I.K., M.H., Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, Ketua Pengadilan Negeri Bangko Acep Sopian Sauri, S.H., M.H., Kalapas Kelas IIB Bangko Heri, A.Md.IP., S.H., M.H., Kadis PUPR Kabupaten Merangin Ardiansyah, serta Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Merangin M. Alfryandi Hakim, S.H.
Pembangunan ruang tahanan khusus anak dinilai penting guna memberikan perlindungan, pelayanan yang lebih manusiawi, serta menunjang proses pembinaan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan penguatan dan motivasi kepada warga binaan oleh unsur aparat penegak hukum Kabupaten Merangin. Selanjutnya dilakukan peninjauan ruang tahanan dan blok hunian, kunjungan ke ruang Bimbingan Kerja (Bimker), rapat koordinasi, hingga penandatanganan permohonan dukungan pembangunan ruang isolasi tahanan dan ruang tahanan khusus anak.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Effendi memberikan motivasi kepada warga binaan agar menjadikan masa pembinaan sebagai momentum introspeksi diri dan memperbaiki kehidupan ke arah yang lebih baik.
“Kita sebagai manusia tidak luput dari kesalahan, namun jangan menjadikan kesalahan sebagai akhir dari segalanya. Jadikan pengalaman ini sebagai pembelajaran dan perenungan diri agar ketika kembali ke tengah keluarga dan masyarakat, kita hadir sebagai pribadi yang lebih baik dari sebelumnya,” ujar Kapolres.
Ia juga mengajak para warga binaan untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT, menjaga kesehatan, serta mengisi waktu dengan berbagai kegiatan positif yang dapat menjadi bekal saat kembali ke lingkungan masyarakat.
Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Merangin turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), memperkuat semangat kebersamaan, serta mendukung program-program pembinaan dan kemanusiaan yang dijalankan oleh institusi negara.
Menurutnya, momentum Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi sarana mempererat sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan koordinasi dan pembahasan pembangunan Ruang Tahanan Khusus Anak berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dalam suasana aman dan lancar. Diharapkan pembangunan fasilitas tersebut dapat segera terealisasi guna memberikan perlindungan dan pembinaan yang lebih optimal bagi anak yang berhadapan dengan hukum, sehingga mereka memiliki kesempatan memperbaiki diri dan kembali menjadi generasi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.
(Red)















