Example floating
Example floating
BeritaDaerahKriminalMerangin

Tim Gabungan Tertibkan Aktivitas PETI di Kawasan UNESCO Global Geopark Merangin, Tiga Titik Ditemukan

152
×

Tim Gabungan Tertibkan Aktivitas PETI di Kawasan UNESCO Global Geopark Merangin, Tiga Titik Ditemukan

Sebarkan artikel ini

KALAM INDONESIA NEWS

Merangin – Tim Satuan Tugas (Satgas) Penindakan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Kabupaten Merangin menggelar operasi penertiban aktivitas pertambangan ilegal di kawasan UNESCO Global Geopark (UGGp) Merangin, Senin (20/7/2026).

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang berlangsung sekitar pukul 07.40 WIB di halaman Rumah Dinas Bupati Merangin. Apel dipimpin Kabag Ops Polres Merangin, AKP Edi Bernawan, S.H., S.Sos, yang mewakili Kapolres Merangin.

Apel diikuti Kasat Intelkam Polres Merangin AKP I.B. Made Oka Wijaya, S.H., Kapolsek Bangko IPTU Andri Sukam, S.Pd., Kapolsek Sungai Manau IPTU Hari Septriya, S.H., Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Kabupaten Merangin Sugiono, S.Si., Camat Renah Pembarap, personel Polres Merangin, TNI Kodim 0420/Sarko, Satpol PP, serta Tim Terpadu Kabupaten Merangin. Total sekitar 250 personel gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut.

Dalam arahannya, AKP Edi Bernawan menegaskan bahwa operasi tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menegakkan hukum, khususnya di kawasan UNESCO Global Geopark Merangin.

“Ini bentuk komitmen kita bersama untuk penertiban dan penetralan dari segala bentuk aktivitas pertambangan rakyat di kawasan UNESCO Global Geopark Kabupaten Merangin sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, operasi gabungan ini juga merupakan bagian dari persiapan menjelang pelaksanaan revalidasi UNESCO Global Geopark yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Agustus 2026. Karena itu, kawasan Geopark harus dipastikan dalam kondisi aman, tertib, dan steril dari aktivitas pertambangan ilegal.

Menurutnya, tujuan utama operasi tersebut adalah mensterilkan kawasan Geopark dari aktivitas PETI yang berpotensi mengganggu proses penilaian UNESCO sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Apabila ditemukan aktivitas PETI, petugas diminta melakukan penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kabag Ops juga mengingatkan seluruh personel agar tetap mengikuti arahan perwira pengendali (Padal) masing-masing serta tidak bergerak sendiri-sendiri demi memudahkan pengendalian personel dan memastikan apel konsolidasi berjalan dengan baik.

Usai apel, tim dibagi menjadi tiga kelompok dan bergerak menuju lokasi yang telah ditentukan, yakni kawasan Teluk Wang Sakti Desa Biuku Tanjung, kawasan Mengkaring Desa Merkeh, dan kawasan Geopark Desa Air Batu.

Di tiga lokasi tersebut, tim menemukan tiga titik bekas aktivitas PETI. Petugas hanya mendapati peralatan berupa box bekas aktivitas penambangan. Seluruh box tersebut kemudian dirusak menggunakan gergaji mesin (chainsaw) agar tidak dapat digunakan kembali.

Tindakan tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap penggunaan kembali sarana penambangan ilegal sekaligus bentuk penegakan hukum terhadap praktik PETI di kawasan yang menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark Merangin.

Operasi yang berlangsung hingga pukul 16.00 WIB ditutup dengan apel konsolidasi. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Kapolres Merangin melalui jajaran Polres Merangin menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Pemerintah Kabupaten Merangin, Kodim 0420/Sarko, Satpol PP, hingga instansi teknis lainnya, sehingga operasi penertiban dapat berlangsung dengan lancar.

(Red-KiIN)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *