Example floating
Example floating
BeritaDaerahMerangin

Operasi Antik Siginjai 2026 Berakhir, Polres Merangin Ungkap 11 Kasus Narkoba, 21 Tersangka Diamankan

42
×

Operasi Antik Siginjai 2026 Berakhir, Polres Merangin Ungkap 11 Kasus Narkoba, 21 Tersangka Diamankan

Sebarkan artikel ini

KALAM INDONESIA NEWS

Merangin – Polres Merangin menorehkan hasil positif dalam pelaksanaan Operasi Antik (Anti Narkotika) Siginjai 2026 yang berlangsung selama 20 hari, mulai 17 hingga 27 Juli 2026. Dalam operasi yang digelar serentak oleh Polda Jambi beserta seluruh Polres jajaran tersebut, Satresnarkoba Polres Merangin berhasil mengungkap 11 kasus tindak pidana narkotika dan mengamankan 21 orang tersangka.

Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Efendi, S.I.K., M.H., melalui Kasat Resnarkoba AKP Rezi Darwis, S.H., M.M., menjelaskan bahwa dari total 21 tersangka yang diamankan, terdiri dari 20 laki-laki dan 1 perempuan.

“Selama Operasi Antik Siginjai 2026, seluruh Target Operasi (TO) berhasil kami ungkap 100 persen. Selain itu, kami juga berhasil mengungkap 13 kasus Non TO, sehingga total terdapat 11 Laporan Polisi dengan 21 tersangka yang berhasil diamankan,” ujar AKP Rezi Darwis.

Dari pengungkapan tersebut, petugas berhasil menyita barang bukti berupa 64 gram sabu, 42,46 gram ganja, 5 butir ekstasi seberat 2,02 gram, uang tunai Rp4.050.000, 18 unit telepon genggam, 10 unit sepeda motor, 1 unit timbangan digital, serta 4 alat hisap (bong).

Keberhasilan tersebut mengantarkan Polres Merangin menempati peringkat ketiga jajaran Polda Jambi dalam pengungkapan kasus narkotika selama Operasi Antik Siginjai 2026.

AKP Rezi menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh personel Satresnarkoba yang didukung peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi terkait dugaan peredaran gelap narkotika.

“Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan masyarakat. Kami akan terus melakukan penindakan secara tegas terhadap pelaku penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika demi melindungi generasi muda dari bahaya narkoba,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan lingkungan sekitar. Menurutnya, peran keluarga sangat penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini.

“Mari bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba. Jika mengetahui adanya aktivitas peredaran narkotika, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” imbaunya.

Meski Operasi Antik Siginjai 2026 telah berakhir, Polres Merangin memastikan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika melalui kegiatan preventif dan represif, seperti penyuluhan, patroli, pengembangan jaringan pelaku, hingga penegakan hukum secara profesional.

Dengan sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat, diharapkan Kabupaten Merangin dapat menjadi wilayah yang semakin aman, sehat, dan terbebas dari penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

(Red-KIN)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *