Example floating
Example floating
BeritaDaerahSarolangun

‎Hanura Sarolangun di Bawah Kepemimpinan Baru, Ahmad Bastari Yusuf Siapkan Konsolidasi hingga Desa

301
×

‎Hanura Sarolangun di Bawah Kepemimpinan Baru, Ahmad Bastari Yusuf Siapkan Konsolidasi hingga Desa

Sebarkan artikel ini

KALAM INDONESIA NEWS

‎Sarolangun — Kepemimpinan baru Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Sarolangun periode 2026–2030 mulai menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat mesin organisasi dan meningkatkan kehadiran partai di tengah masyarakat.

‎Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Sarolangun, H. Ahmad Bastari Yusuf, S.H., M.H., menegaskan bahwa konsolidasi organisasi menjadi salah satu prioritas utama setelah dirinya dipercaya memimpin Hanura Sarolangun untuk periode 2026–2030.

‎Hal tersebut disampaikannya saat memberikan keterangan pers kepada awak media, Senin (14/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Bastari didampingi Sekretaris Ahmad Nasir, S.Pd.I., Bendahara Ir. Ahwe, AH, SP, serta sejumlah pengurus DPC Partai Hanura Kabupaten Sarolangun.

‎Ahmad Bastari mengatakan, penguatan organisasi tidak cukup hanya dilakukan di tingkat kabupaten. Menurutnya, kekuatan partai harus dibangun secara berjenjang hingga tingkat kecamatan dan desa.

‎“Kita akan membangun organisasi secara berjenjang, dari pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan hingga desa. Justru kekuatan partai itu harus tumbuh dari bawah, karena di sanalah kader bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujar Ahmad Bastari.

‎Ia menilai kader merupakan ujung tombak partai. Karena itu, pembentukan dan penguatan kepengurusan di tingkat kecamatan hingga desa akan terus dilakukan melalui komunikasi, konsolidasi dan kerja bersama.

‎Sejumlah kepengurusan tingkat kecamatan, kata dia, sudah mulai terbentuk. Namun, struktur tersebut masih perlu diperkuat agar koordinasi organisasi berjalan efektif dan seluruh kader memiliki arah perjuangan yang sama.

‎“Target kita bukan sekadar membentuk struktur, tetapi memastikan struktur tersebut hidup, bergerak dan mampu menjalankan fungsi organisasi dengan baik,” tegasnya.

‎Menurut Ahmad Bastari, kondisi geografis Kabupaten Sarolangun yang cukup luas memang menjadi tantangan tersendiri dalam melakukan konsolidasi. Namun, perkembangan teknologi dan komunikasi dinilai dapat membantu mempercepat koordinasi antarkader.

‎Ia meminta seluruh kader tidak menjadikan keterbatasan sebagai alasan untuk berhenti bekerja membesarkan partai.

‎“Kita jangan menunggu partai besar baru bekerja. Justru kita harus bekerja terlebih dahulu untuk membesarkan partai. Kalau bukan kita yang membangun dan membesarkan Hanura, siapa lagi?” katanya.

D‎i bawah kepemimpinan periode 2026–2030, Ahmad Bastari berharap Hanura Sarolangun mampu menjadi organisasi politik yang solid, terbuka terhadap masyarakat serta memiliki kader yang benar-benar bekerja dan hadir di tengah persoalan masyarakat.

‎Ia juga mengingatkan para kader agar tidak hanya berorientasi pada hasil politik, tetapi terlebih dahulu membangun kepercayaan masyarakat melalui kerja nyata.

‎“Jangan bermimpi menikmati hasil sebelum kita bekerja membangunnya. Mari kita mulai dari bawah, dari diri sendiri, dengan tulus dan ikhlas. Kader yang tumbuh dan berjuang bersama partai adalah kekuatan terbesar Hanura,” pungkasnya.

‎Dengan kepemimpinan baru dan semangat konsolidasi yang lebih kuat, DPC Partai Hanura Kabupaten Sarolangun optimistis mampu memperkuat struktur organisasi di seluruh wilayah serta meningkatkan kontribusi politik partai bagi masyarakat Kabupaten Sarolangun.

‎(Red-KIN)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *