KALAM INDONESIA NEWS
Sarolangun – Jajaran Polsek Pauh, Polres Sarolangun, menunjukkan respons cepat dalam menangani laporan seorang anak yang diduga tenggelam di aliran Sungai Batang Tembesi, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun.
Begitu menerima informasi dari masyarakat, Kapolsek Pauh IPTU Hans Simangunsong, S.H. langsung memimpin personel menuju lokasi kejadian. Tanpa menunda waktu, petugas bersama warga melakukan upaya pencarian awal di sekitar lokasi korban diduga tenggelam.
Pencarian kemudian dilanjutkan secara intensif bersama Tim SAR gabungan dengan menggunakan perahu karet untuk menyisir aliran Sungai Batang Tembesi. Operasi kemanusiaan tersebut melibatkan personel Polri, Basarnas, BPBD, Damkar, pemerintah setempat, relawan, serta masyarakat yang bahu-membahu membantu proses pencarian.
Dalam keterangannya, Kapolsek Pauh IPTU Hans Simangunsong, S.H. menegaskan bahwa Polri akan selalu hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan situasi darurat yang membutuhkan tindakan cepat dan koordinasi lintas instansi.
“Kami bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. Bersama Tim SAR gabungan dan warga, kami terus melakukan upaya pencarian hingga korban ditemukan,” ujar Kapolsek.
Selain memimpin langsung proses pencarian, Kapolsek juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak yang beraktivitas di sekitar sungai. Mengingat kondisi arus sungai yang sewaktu-waktu dapat meningkat, kewaspadaan menjadi hal yang sangat penting guna mencegah terjadinya musibah serupa.
Kehadiran Polsek Pauh di tengah masyarakat dalam operasi kemanusiaan ini mendapat apresiasi dari warga. Sinergi antara aparat kepolisian, Tim SAR, pemerintah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam penanganan setiap keadaan darurat.
(Red-Kin)















