Example floating
Example floating
BeritaBatang HariDaerahJambi

Karhutla Batang Hari Belum Padam, Gubernur Al Haris Perkuat Operasi Darat dan Udara

103
×

Karhutla Batang Hari Belum Padam, Gubernur Al Haris Perkuat Operasi Darat dan Udara

Sebarkan artikel ini

KALAM INDONESIA NEWS

Batang Hari – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Batang Hari, Jambi, hingga kini masih menjadi perhatian serius. Sejumlah titik api masih terpantau, sementara ratusan hektare lahan dilaporkan telah terdampak kebakaran.

Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH, memimpin rapat monitoring dan evaluasi penanganan karhutla di Kabupaten Batang Hari, Selasa (8/9/2026). Rapat tersebut membahas langkah percepatan penanganan, khususnya di kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Sultan Thaha Saifuddin (STS).

Rapat turut dihadiri Danrem 042/Garuda Putih, Bupati Batang Hari, Kepala BPBD Provinsi Jambi, Kepala Diskominfo Provinsi Jambi, unsur Forkopimda, serta sejumlah pejabat terkait.

Al Haris menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kerja bersama, koordinasi yang kuat, serta langkah yang terukur. Operasi pemadaman di lapangan terus diperkuat dengan melibatkan berbagai unsur.

Selain operasi darat, pemerintah juga menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang direncanakan berlangsung pada 10 September 2026.

“Mudah-mudahan 10 September tim akan melakukan modifikasi cuaca. Semoga ketemu bibit hujannya. Kita harapkan di wilayah Batang Hari ada bibit hujan sehingga memudahkan tim melakukan OMC nantinya,” ujar Al Haris.

Menurutnya, kondisi cuaca yang minim hujan menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman. Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja lebih keras untuk mengendalikan api.

Untuk memperkuat penanganan di lapangan, jumlah personel yang dikerahkan juga terus ditambah. Al Haris menyebut jumlah petugas yang terlibat kini telah mencapai lebih dari 7.000 personel.

“Kalau gak ada hujan kita berat, kita kekurangan tenaga. Petugas kita dari 5.900, sekarang sudah lebih 7.000 lebih,” ungkapnya.

Ia meminta seluruh unsur yang terlibat tetap bekerja maksimal dan memperkuat koordinasi agar kebakaran dapat segera dikendalikan.

“Intinya kita di sini bersama-sama dengan bekerja sungguh-sungguh,” tegas Al Haris.

Hingga saat ini, kebakaran masih terjadi di sejumlah wilayah, termasuk kawasan Tahura STS. Kondisi tersebut membutuhkan respons cepat dan terukur dari seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, hingga masyarakat.

Pemerintah Provinsi Jambi berharap penguatan operasi darat serta pelaksanaan OMC dapat membantu mempercepat proses pemadaman dan mengurangi dampak karhutla di Kabupaten Batang Hari.

 

(Red-KIN)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *