KALAM INDONESIA NEWS
Jambi — Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. meninjau langsung lokasi kebakaran yang menimpa warga di Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Minggu (30/8/2026) sore.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi warga yang terdampak sekaligus memastikan bantuan pemerintah segera disalurkan kepada para korban.
Dalam kunjungan itu, Gubernur Al Haris didampingi Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., Kepala Dinas Sosial Provinsi Jambi dan Kota Jambi, unsur Komisi DPRD Kota Jambi, Kepala Dinas Perkim Kota Jambi, Camat Jelutung, Ketua BPD, serta tokoh masyarakat setempat.
Gubernur Al Haris mengatakan, kebakaran yang terjadi pada Sabtu tersebut mengakibatkan 15 unit rumah hangus terbakar total, sementara empat unit lainnya mengalami kerusakan ringan.
“Kita sengaja datang langsung untuk melihat kondisi masyarakat yang rumahnya mengalami kebakaran Sabtu kemarin. Ada 15 unit rumah yang hangus total dan 4 unit mengalami rusak ringan,” ujar Gubernur Al Haris.
Menurutnya, pemerintah tidak akan tinggal diam menghadapi musibah yang dialami masyarakat. Pemerintah Provinsi Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi akan berupaya memberikan bantuan sekaligus mencari solusi terbaik, termasuk terkait tempat tinggal warga yang terdampak.
“Pemerintah tidak akan membiarkan, ini kewajiban kami membantu warga kami. Insya Allah kami akan berdiskusi untuk kelanjutannya seperti apa sambil kami mencari tempat tinggal yang baru,” ucapnya.
Al Haris juga menyampaikan keprihatinan atas musibah tersebut. Ia menilai dampak kebakaran tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis dan kesehatan warga, terutama anak-anak dan kelompok lanjut usia.
“Apapun namanya musibah, dampaknya luar biasa. Trauma, kesehatan mental, dan kondisi fisik warga pasti terganggu. Apalagi saat ini musim kemarau, udara kita juga tidak sehat karena kabut asap,” kata Al Haris.
Pemprov Minta Tempat Penampungan Lebih Layak. Untuk sementara, para korban kebakaran ditampung di tenda darurat yang disiapkan oleh Dinas Sosial Kota Jambi.
Melihat kondisi tersebut, Gubernur Al Haris meminta jajaran Dinas Sosial Provinsi Jambi dan Kota Jambi segera mencarikan tempat penampungan sementara yang lebih layak bagi warga terdampak.
“Saya sudah minta Kadis Sosial Provinsi dan Pak Kadis Sosial Kota Jambi segera mencarikan tempat bagi warga untuk tinggal sementara, sampai rumah mereka bisa kembali ditempati. Tidur di tenda dan di lantai tanah dalam waktu lama tentu tidak baik untuk kesehatan, apalagi anak-anak dan lansia,” tegasnya.
Untuk meringankan beban para korban, Pemerintah Provinsi Jambi juga akan menyalurkan bantuan melalui dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Bantuan turut disalurkan melalui BAZNAS Provinsi Jambi.
“Kami pemerintah, baik Provinsi maupun Kota Jambi, hadir untuk memberikan simpati dan perhatian. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan dan warga segera bangkit dari musibah ini,” pungkasnya.
Bantuan BAZNAS dan Logistik Diserahkan. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris secara simbolis menyerahkan bantuan dari BAZNAS Provinsi Jambi senilai Rp50 juta kepada warga terdampak.
Selain bantuan tunai, turut diserahkan berbagai kebutuhan tanggap darurat, yakni 50 lembar kasur, 50 lembar selimut, 100 paket makanan siap saji, 20 paket family kit, 56 paket makanan anak, serta 20 lembar terpal.
Bantuan tersebut mencakup kebutuhan perlengkapan pakaian, perlengkapan mandi, perlengkapan tidur, makanan, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya bagi warga selama masa tanggap darurat.
Pemkot Jambi Salurkan Bantuan Rp2 Juta per KK. Sementara itu, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., mengatakan Pemerintah Kota Jambi telah menyalurkan bantuan awal kepada masing-masing kepala keluarga yang terdampak.
“Untuk saat ini dari Pemerintah Kota, sesuai arahan Bapak Wali Kota sudah menyampaikan bantuan sekitar 2 juta per rumah per KK. Dari rekan-rekan BAZNAS juga ikut menyalurkan bantuan,” jelas Diza.
Selain bantuan tunai, Pemerintah Kota Jambi juga menyiapkan skema pemulihan bagi rumah warga yang terdampak kebakaran. Evaluasi terhadap rekonstruksi rumah akan segera dilakukan dengan memanfaatkan dana Belanja Tidak Terduga (BTT).
Pemprov Jambi bersama Pemkot Jambi berkomitmen terus memantau kondisi para korban dan memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi hingga proses pemulihan pascakebakaran dapat berjalan.
(Red-KIN)















