Example floating
Example floating
BeritaDaerahJambi

IAEI Jambi 2026–2031 Resmi Dilantik, Al Haris Minta Ekonomi Syariah Hadir hingga Pelosok Desa

381
×

IAEI Jambi 2026–2031 Resmi Dilantik, Al Haris Minta Ekonomi Syariah Hadir hingga Pelosok Desa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KALAM INDONESIA NEWS

Jambi – Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) Provinsi Jambi periode 2026–2031 resmi dilantik di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (3/6/2026). Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran ekonomi syariah sebagai salah satu pilar pembangunan daerah.

Example 300x600

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris, Sekretaris Jenderal IAEI Pusat Sutan Emir Hidayat, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi Mahbud Dariyanto, jajaran Bank Indonesia, OJK, pimpinan perguruan tinggi, serta berbagai pemangku kepentingan ekonomi dan keuangan syariah.

Kepengurusan baru DPW IAEI Jambi dipimpin oleh Dr. Rafidah. Di bawah kepemimpinannya, organisasi profesi ekonomi Islam itu diharapkan mampu menjadi motor penggerak penguatan ekonomi syariah yang lebih inklusif dan berdampak bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa pengurus IAEI yang baru dilantik memiliki tanggung jawab besar untuk membantu pemerintah membangun sistem ekonomi yang berlandaskan prinsip syariah, adil, dan berkelanjutan.

“Dengan perkembangan ekonomi dan tantangan global saat ini, kita membutuhkan manajemen ekonomi Islam yang syariah. Jambi yang mayoritas penduduknya beragama Islam memiliki modal besar untuk mengembangkan ekonomi berbasis syariah,” ujar Al Haris.

Menurutnya, ekonomi syariah bukan hanya milik umat Islam, melainkan dapat diterapkan oleh seluruh pelaku usaha selama menjunjung prinsip keadilan, transparansi, dan kemaslahatan bersama.

Al Haris menilai potensi pengembangan ekonomi syariah di Jambi sangat besar. Sektor pertanian, perdagangan, UMKM, hingga usaha masyarakat di pedesaan dinilai memiliki peluang untuk berkembang melalui pendekatan ekonomi syariah yang lebih modern dan terstruktur.

Namun demikian, ia mengakui masih banyak pelaku usaha yang belum memahami konsep dan praktik ekonomi syariah secara utuh. Karena itu, IAEI Jambi diminta tidak hanya hadir sebagai organisasi profesi, tetapi juga menjadi agen edukasi dan pendampingan masyarakat.

“Tugas pengurus ini bagaimana memberikan edukasi. Banyak usaha di desa yang masih berjalan dengan pola lama. Ke depan, kita ingin usaha-usaha ini dijalankan dengan benar, sesuai syariat, dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas,” katanya.

Gubernur juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi bersama Bank Indonesia, OJK, dan IAEI Pusat siap mendukung berbagai program pengembangan ekonomi syariah yang akan dijalankan oleh kepengurusan baru.

Dalam kesempatan tersebut, Al Haris turut menyinggung peluang pembentukan Badan Usaha Syariah di Provinsi Jambi. Menurutnya, gagasan tersebut menarik untuk dikaji sebagai salah satu langkah strategis memperkuat ekosistem ekonomi syariah daerah.

“Saya tertarik dengan pemikiran apakah Jambi sudah layak membentuk Badan Usaha Syariah. Ini menjadi bahan kajian ke depan agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Al Haris menilai ekonomi syariah semakin relevan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, artificial intelligence (AI), serta perubahan pola bisnis dan transaksi masyarakat. Di tengah berbagai tantangan seperti kesenjangan ekonomi, praktik usaha yang minim nilai moral, dan meningkatnya gaya hidup konsumtif, ekonomi Islam dinilai mampu menawarkan sistem yang lebih adil dan berkelanjutan.

Ia juga mengapresiasi berbagai upaya Bank Indonesia dalam mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Jambi, termasuk melalui penyelenggaraan Siginjai Fest yang selama ini menjadi wadah promosi produk halal dan UMKM syariah.

Mengakhiri sambutannya, Al Haris mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus DPW IAEI Jambi periode 2026–2031 dan berharap organisasi tersebut segera menghadirkan program-program nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Selamat kepada seluruh pengurus yang telah dilantik. Saya menunggu action-nya. Mari bersama-sama membangun ekonomi syariah Jambi yang lebih maju, kuat, dan memberikan manfaat bagi umat,” tegasnya.

(Redaksi)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *