Example floating
Example floating
BeritaDaerahSarolangun

‎Polri Hadir di Seminar Pemuda Gereja Sarolangun, Tekankan Bahaya Narkoba, Judi Online dan Geng Motor

136
×

‎Polri Hadir di Seminar Pemuda Gereja Sarolangun, Tekankan Bahaya Narkoba, Judi Online dan Geng Motor

Sebarkan artikel ini

‎KALAM INDONESIA NEWS

‎Sarolangun – Kepolisian Resor Sarolangun melalui jajaran Polsek Air Hitam terus memperkuat sinergi dengan generasi muda dalam upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif.

‎Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran Wakapolsek Air Hitam, Iptu Joe Sianturi, S.H., sebagai narasumber dalam kegiatan Seminar Pemuda Gereja yang digelar di Gereja HKBP Sarolangun.

‎Seminar mengangkat tema “Pemuda Ujung Tombak Masa Depan Bangsa”. Dalam kegiatan tersebut, berbagai persoalan yang berpotensi memengaruhi masa depan generasi muda menjadi pembahasan, mulai dari bahaya penyalahgunaan narkoba, judi online, penggunaan media sosial, geng motor dan balap liar hingga pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

‎Dalam penyampaiannya, Iptu Joe Sianturi mengingatkan para pemuda agar menjauhi narkoba serta lingkungan dan pergaulan yang dapat memberikan pengaruh negatif.

‎Ia juga mengingatkan bahaya judi online yang dapat menimbulkan ketergantungan, kerugian finansial, konflik dalam keluarga hingga berbagai persoalan sosial.

‎“Pemuda adalah generasi penerus bangsa. Jangan sampai masa depan yang seharusnya diisi dengan prestasi justru rusak karena narkoba maupun judi online. Gunakan masa muda untuk belajar, berkarya dan melakukan kegiatan yang positif,” pesan Iptu Joe.

‎Selain narkoba dan judi online, penggunaan media sosial juga menjadi perhatian dalam seminar tersebut.

‎Para pemuda diingatkan agar tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya. Mereka juga diminta menghindari penyebaran hoaks, ujaran kebencian serta menjaga etika dalam berkomunikasi di ruang digital.

‎“Saring sebelum sharing. Jangan sampai karena satu unggahan atau komentar di media sosial, kita justru berhadapan dengan persoalan hukum. Jadilah pengguna media sosial yang cerdas, santun dan bertanggung jawab,” jelasnya.

‎Persoalan geng motor dan aksi balap liar turut menjadi perhatian. Iptu Joe mengajak para pemuda untuk tidak terlibat dalam aktivitas yang berpotensi mengganggu Kamtibmas, seperti balap liar, tawuran, konvoi yang mengganggu pengguna jalan maupun tindakan kekerasan.

‎Menurutnya, keberanian seorang pemuda bukan ditunjukkan melalui tindakan yang meresahkan masyarakat, melainkan melalui prestasi, kepedulian sosial dan kontribusi positif.

‎“Jadilah pemuda yang membanggakan orang tua dan bermanfaat bagi masyarakat. Jangan mencari jati diri melalui geng motor atau tindakan yang melanggar hukum. Tunjukkan bahwa pemuda mampu menjadi pelopor keamanan dan ketertiban,” ungkapnya.‎

‎Dalam seminar tersebut, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

‎Iptu Joe mengajak para pemuda turut berperan aktif menjaga lingkungan dan mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan.

‎Karhutla dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, kabut asap, menurunkan kualitas udara serta mengganggu aktivitas masyarakat.

‎Para pemuda diharapkan menjadi bagian dari upaya pencegahan dengan ikut menyampaikan edukasi kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing.

‎Kehadiran Polri dalam seminar tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pendekatan humanis sekaligus memperkuat kemitraan antara kepolisian, tokoh agama dan generasi muda.

‎Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui edukasi, pembinaan dan langkah pencegahan guna meminimalisir potensi gangguan Kamtibmas sejak dini.

‎Melalui kegiatan tersebut, para pemuda diharapkan mampu menjadi pelopor Kamtibmas, memberikan contoh positif di lingkungan keluarga maupun masyarakat serta memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial.

‎“Pemuda adalah ujung tombak masa depan bangsa. Mari gunakan masa muda untuk hal-hal positif, jauhi narkoba, judi online, geng motor dan berbagai perilaku yang merusak masa depan. Bijak bermedia sosial dan bersama-sama menjaga lingkungan serta mencegah Karhutla,” tutup Iptu Joe Sianturi.

‎Polres Sarolangun melalui jajaran Polsek akan terus membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, pemuda dan organisasi kemasyarakatan, sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman, damai dan kondusif.

‎(Red-KIN)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *