Example floating
Example floating
BeritaJakarta

Gus Yahya Nyatakan Siap Maju Kembali sebagai Ketua Umum PBNU pada Muktamar NU

97
×

Gus Yahya Nyatakan Siap Maju Kembali sebagai Ketua Umum PBNU pada Muktamar NU

Sebarkan artikel ini

KALAM INDONESIA NEWS

Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, menyatakan siap kembali mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PBNU pada Muktamar Nahdlatul Ulama mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Yahya di Kantor PBNU, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ia mengatakan keputusannya maju kembali didorong oleh keinginan untuk menuntaskan berbagai agenda strategis yang telah dibangun selama masa kepemimpinannya.

“Saya hendak mencalonkan lagi karena saya ingin menyelesaikan agenda-agenda yang sudah saya bangun,” ujar Gus Yahya.

Menurutnya, sejumlah program telah menunjukkan perkembangan positif, namun masih memerlukan kesinambungan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh warga Nahdlatul Ulama.

Gus Yahya menjelaskan, PBNU saat ini telah membangun sistem manajemen organisasi berbasis digital, mengembangkan kelompok tani, serta memperluas kerja sama ekonomi syariah dengan berbagai mitra internasional. Ia berharap program-program tersebut dapat terus diperkuat pada periode kepengurusan berikutnya.

Selain itu, ia juga ingin menyempurnakan berbagai capaian yang telah diraih selama memimpin organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Sementara itu, PBNU sebelumnya telah memutuskan pelaksanaan Muktamar NU melalui Rapat Gabungan Harian Syuriyah dan Tanfidziyah yang digelar di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, pada Selasa (7/7/2026).

Muktamar NU merupakan forum permusyawaratan tertinggi organisasi yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Nahdlatul Ulama.

Dalam muktamar tersebut terdapat tujuh agenda utama, yakni penyampaian laporan pertanggungjawaban PBNU, pembahasan AD/ART, penyusunan garis-garis besar program kerja NU lima tahun ke depan, pembahasan hukum atas berbagai persoalan keagamaan dan kemasyarakatan, penyampaian rekomendasi organisasi, pembentukan Ahlul Halli Wal ‘Aqdi (AHWA), serta pemilihan Ketua Umum PBNU.

Keputusan Gus Yahya untuk kembali maju diperkirakan akan menjadi salah satu perhatian utama menjelang pelaksanaan Muktamar NU mendatang.

 

(Red-Kin)

Sumber: KompasTV

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *